Suratan-Mu Tuhan..
Atas takdir seorang Ibu..
yang mengandung ku tuk sembilan bulan..
yang melahirkan ku dengan derita..
Nyawanya Ia pertaruhkan..
Demi aku yang lemah tak berdaya..
Maaf Ibu..
Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu..
Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia..
Maaf Ibu..
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam..
Karena aku yang merengek kehausan..
Maafkan aku Ibu..
Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta..
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa..
Tuhan..
Dosakah diriku ini..
Yang selalu merepotkan Ibu..
Wanita bijaksana yang membesarkanku..
Mengajariku tentang arti kehidupan..
Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah..
Dan takkan pernah menyerah.
Dikutip dari: http://ucapanterbaru.blogspot.com/2013/07/puisi-bukti-cinta-kepada-orang-tua.html
Tema dari puisi diatas adalah Cinta. Cinta yang dimaksud adalah rasa cinta kepada orang tua terutama seorang ibu. Ibu....Bagi saya ibu adalah malaikat dari surga yang dikirim khusus dari Tuhan untuk mejaga saya, mengingatkan saya tentang sesuatu yang salah ataupun benar, mencintai saya sepenuh hatinya, menyayangi saya tanpa pamrih. Seperti yang digambarkan di bait-1, Ibu rela mengandung kita 9 bulan, menjaga kita dengan hati-hati dan melahirkan kita dengan mempertaruhkan nyawanya. Maka dari itu kita harus menjaga dan menyayangi ibu kita layaknya beliau sayang pada kita.
Ibu..saya sangat yakin bahwa memang benar ibu adalah malaikat yang Tuhan kirim dari surga, karena dari sifatnya, kesabarannya, kelembutannya menjaga kita. Sayangilah dan jagalah ibu kita sebagaimana beliau menyayangi dan menjaga kita. Terimakasih:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar